Gamer ternyata bukan hanya dijadikan sebagai sarana dalam kebosanan. Video game rupanya mempunyai fungsi yang lain yaitu untuk mengatasi cedera otak. Highmark Interactive merupakan perusahaan yang mau menggunakan video game dalam mengatasi cedera otak dan baru saja mengumpulkan sekumpulan uang dalam membantu misi itu.

Perusahaan tersebut sudah berhasil mengumpulkan dana sekitar USD 2 juta sebagai bagian dari rencana dalam pengembangan game yang bakal dipakai sebagai perawatan untuk individu dengan trauma otak, meskipun sifat permainan tak jelas sekarang ini.

Namun perusahaan masih belum angkat bicara mengenai rencana selanjutnya, terutama game yang tengah dilihatnya dalam pembuatan dan penyakit serta luka yang mau diobati oleh mereka. Walaupun demikian, ini bukanlah pertama kalinya perusahaan tersebut terdengar dan industri medis memakai teknologi game sebagai cara untuk mengatasi kerusakan dan kondisi otak.

Ide pokok dalam mengobati kondisi medis melingkupi semua jenis masalah yang ada. Contohnya, meningkatnya penggunaan virtual reality alias VR dalam mengobati ambliopia, kondisi mata pada mata dimana kurang dimanfaatkan.

Dengan adanya game VR tersebut, satu aspek game diperlihatkan dari mata satu ke mata yang lainnya, sehingga otak dipaksa untuk memakai penglihatan dari kedua mata dan menyatukannya.

Tampaknya game ‘Tetris’ menjadi game yang paling umum dipakai dalam perawatan ini. teknologi tertentu sudah terbukti cukup berhasil jadi Ubisoft masuk ke campuran, bekerjasama dengan perusahaan Amblyotech untuk membantu memberikan perawatan yang dinamai ‘Dig Rush’.

Bukan hanya itu, video game juga dapat menolong individu dalam mengembangkan keterampilan motorik halus ataupun keterampilan spasial. Walaupun penelitian pada daerah ini masihlah tergolong baru.

 
Keywords : manfaat main game,tips kesehatan anak,game update