VIVA.co.id - Analis TrendForce menyebutkan jika ponsel pintar buatan Tiongkok hampir mendominasi pasar. Dari total 1,2 miliar unit, kontribusi Tiongkok mendekati setengahnya.

"2014 merupakan tahun yang cukup membanggakan bagi vendor Tiongkok. Mereka mendapatkan perhatian cukup besar dari pasar global dan pengapalannya pun hampir mendominasi," ujar analis smartphone global TrendForce, Avril Wu, seperti dikutip Cellular News, Jumat 30 Januari 2015.

Menurut Wu, perpaduan semua merek ponsel pintar Tiongkok berkontribusi sekitar 40 persen dari total pengapalan global 2014. Bahkan, enam merek dari Tiongkok masuk jajaran Top 10 Brand ponsel pintar.

Namun begitu, kata Wu, total kontribusi ponsel pintar Tiongkok masih kurang jika dibandingkan total pengapalan dua merek ternama, Samsung dan Apple. Jika digabungkan, total smartphone dari kedua merek ini mencapai 518 juta unit, sedangkan total unit smartphone asal Tiongkok sekitar 453,4 juta unit.

Samsung menduduki posisi pertama dengan pengapalan 326,4 juta unit, sedangkan Apple mencapai 191,3 juta unit. Setelah mengakuisisi Motorola, Lenovo berhasil menduduki peringkat ketiga di pangsa pasar smartphone global. Pengapalannya mencapai 90 juta unit dengan marketshare 7,9 persen.

LG, yang sukses dengan G3 atau ponsel pintar pertama dengan layar 2K, menduduki posisi keempat dengan pengapalan 70 juta unit. Meski jumlah pengapalannya sama dengan LG, Huawei menduduki posisi kelima dalam pangsa pasar smartphone global.

Xiaomi memang cukup fenomenal di 2014. Vendor asal Tiongkok itu telah menguasai pasar tanah airnya. Pengapalan unitnya naik 200 persen menjadi 60 juta unit dan menduduki posisi enam di pangsa pasar global. (one)