Video di internet makin hari semakin massif. Tidak heran jika para brand gencar beriklan melalu layanan berbasis video semacam Youtube dan Facebook Live.

Mekanisme ini dianggap menjadi solusi yang menguntungkan semua pihak.  Selain bermanfaat bagi pebisnis untuk penyaluran kampanye ke masyarakat luas, pengguna internet pun punya lahan baru untuk mengumpulkan rupiah.

Nah, Periscope yang merupakan layanan live-video bawahan twitter ikut menerapkan cara kerja iklan yang win win solution tersebut. Para brand dapat menyisipkan iklan pada awal video Periscope atau disebut sebagai pre-roll ads.

Iklan disiapkan pada video Periscope yang lebih spesifik, sehingga sasarannya adalah menyasar penonton yang sesuai dengan target iklan. Dengan begitu, penonton tidak akan beranggapan iklan sebagai hal yang tidak berguna.

Pada mulanya hanya akun bisnis atau public figure yang brand-nya bekerja sama dengan Twitter yang dapat beriklan melalui Periscope. Mekanisme ini berlaku sejak bulan September tahun lalu.

Ekspansi iklan yang luas baru akan dimulai secara massal dalam beberapa bulan mendatang. Saat ini, Twitter sedang menguji coba untuk beberapa pengguna beruntung melalui paket di program bisnis Twitter Amplify.

Belum dijelaskan lebih dalam mengenai ketentuan bayaran yang akan diperoleh kreator Periskop dari iklan yang disisipkan di live videonya. Untuk syarat dan ketentuan secara luas dari program bisnis Twitter Amplify sendiri dapat dicek disini. 

 
Keywords : aplikasi periscope,aplikasi iklan periscope,monetizing game,cara monetizing game