Arif Wibowo selaku Direktur PT. Garuda Indonesia, menyampaikan bahwa harga tiket maskapai ditentukan oleh mekanisme pasar. Adapun naik turunnya harga tiket berdasarkan suplai dan permintaan.

"Jadi koridornya kita ikuti mekanisme pasar harganya. Bisa naik turun tergantung suplai dan permintaan" ucapnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (12/2/2016).

Lebih lanjut lagi, Ia mengatakan, batas atas dan batas bawah harga yang ditentukan pada tiket penumpang maskapai pesawat tidak sama.


"Kalau kami, hari ke hari sudah berubah-ubah, waktu peak season, otomatis ada di batas atas. Itu sama saja seperti menurunkan harga tiket pada saat peak time, peak day, atau peak season," ungkapnya.

Dia pun menambahkan adanya penyesuaian harga tiket ini tidak memiliki dampak signifikan terhadap pendapatan maskapai. Alasannya, pendapatan maskapai dihitung dari total jumlah penumpang.

"Revenue kan terhadap total penumpang yang lain. Jadi kalau harga itu direspon oleh publik atau pelanggan sepanjang itu bisa menghasilkan revenue bisa terjadi peningkatan pendapatan karena orang yang naik pesawat makin banyak," tutupnya.

 

Keywords : tiket online, tiket garuda, tiket murah, voucher online, tiket sriwijaya, tiket online murah