Matcha adalah sejenis teh hijau berbentuk bubuk. Bila teh hijau biasa dibuat dari rendaman daun teh, matcha terbuat dari daun teh kering yang ditumbuk hingga menjadi bubuk halus.

Hasil penelitian membuktikan jika Teh hijau sangat bermanfaat untuk kesehatan seperti menurunkan kolestrol, melindungi tubuh dari kanker, mengontrol kadar gula darah dan mengurangi inflamasi. Karena matcha terbuat dari daun teh hijau utuh maka manfaat sehatnya juga lebih baik.

Studi yang dibuktikan di Journal of Chormatography A menemukan, bahwa matcha menciptakan manfaat sehat lebih daripada teh hijau yang lain. Hal itu membuatnya menjadi teh hijau yang bagaikan diberi tambahan steroid, karena manfaatnya jadi lebih kuat.

Penelitian menemukan konsentrasi epigallokatekin gallate (EGCG) dalam matcha 137 lebih tinggi dari pada teh hijau lainnya.

Lebih banyak EGCG berarti  antioksidannya lebih tinggi dan bermanfaat untuk melindungi tubuh dari kanker dan memperlambat kerusakan sel-sel.

Tetapi ada pula dokter yang bilang hitungan ECGC matcha sesungguhnya tak setinggi itu.

Matcha pun terbukti berperan dalam membakar lemak. Studi yang diterbitkan di jurnal Food and Function menemukan, tikus yang diberi makan diet tinggi lemak dan presentasi matcha tinggi memiliki trigliserida dan kolestrol lebih rendah dibandingkan tikus diet tinggi lemak dan tanpa matcha.

Periset juga menemukan kadar glukosa dalam darah lebih rendah dan aktivitas antioksidan lebih tinggi.

Tidak sedikit yang kemudian beralih dari kopi ke matcha dan mengatakan jika matcha memberi energi lebih dan kewaspadaan yang tenang dibandingkan kegelisahan yang dirasakan setelah minum kopi.

Sebuah studi di Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition menemukan tampaknya hal itu dikarenakan asam amino yang disebut L-theanine, yang biasa ditemukan pada teh.

Pemeriksaan menemukan teh merilekskan otak sekaligus menaikkan kewaspadaan. Beberapa jenis matcha memiliki kandungan kafein yang setara dengan secangkir kopi (sekitar 53 sampai 72 mg kafein per sajian bubuk matcha asli dibandingkan 95 mg kopi).

Disebutkan pula kafein matcha ini dilepas sedikit demi sedikit sehingga tubuh kita tidak seketika lemas setelah efek kopi hilang.

Dengan kandungan nutrisi dan kafein lebih tinggi dari teh hijau biasa tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak dapat membuat kita berisiko menderita hepatotoksisitas herbal, kondisi dimana kita kelebihan herbal dan suplemen dan terjadi kerusakan hati.

Umumnya belum ada batasan berapa gelas matcha yang dapat dikonsumsi, karena setiap bubuk memiliiki konsentrasi berbeda dan sistem pencernaan masing-masing orang pun berbeda.

Satu studi menemukan, tidak ada masalah terjadi ketika manusia mengonsumsi 300 mg EGCG setiap hari selama tiga bulan. Jumlah itu berarti kita mengonsumsi banyak sekali matcha berhubung satu mug minuman matcha hanya mengandung 50-100 mg EGCG.

Selain satu itu matcha yang asli juga mahal. ConsumerLab.com menemukan satu sendok makan matcha termurah seharga satu dollar, kurang lebih 10 kali dari harga secangkir teh.

Semakin mahal harganya berarti kualitasnya semakin tinggi. Jika ada yang murah mungkin matcha itu sudah dicampur dengan teh lebih murah atau mengandung lebih sedikit EGCG dan kafein.

 
Keywords : matcha green tea,khasiat green tea,khasiat matcha green tea