BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan telah melakukan peningkatan jalur untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran tagihan atau iuran bulanan BPJS. Tambahan jaringan itu melalui jaringan loket pembayaran Non Bank atau biasa juga disebut Payment Point Online Bank (PPOB). Pembayaran iuran ini bisa dilakukan dioutlet atau merchant yang sudah terdaftar bahkan dapat dilakukan diagen perorangan seperti halnya jalur pendistribusian jual pulsa online, usaha travel, pulsa listrik, telepon dan pembayaran lainnya.Hal Ini dapat menghasilkan sebuah peluang bisnis bagi UKM maupun secara per orangan, tidak memerlukan modal besar karena dengan usaha modal kecil sudah dapat melakukan usaha ini. Termasuk dalam bisnis online yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja karena cukup menggunakan hp dan laptop sebagai media pembayaran. Binis ini juga dikembangkan menjadi sistem  usaha waralaba

Mulai September 2015 juga PPOB selain masuk kejalur tradisional perorangan juga masuk pasar modern channel. Peserta BPJS cukup menunjukkan nomor VA nya dan dapat dilakukan langsung pembayaran, simpalh struknya sebagai bukti tanda pembayaran.

Untuk melakukan transaksi ini ada beberapa penambahan biaya adminitrasi senilai Rp. 2500,- per transaksi. Untuk kedepannya tagihan akan dihitung per keluarga, jadi tagihan terhitung secara total dalam keluarga tersebut. Direktur BPJS Fachmi juga menambahkan, bahwa pihaknya juga akan menargetkan sebelum 2016sudah dapat bekerjasama denagnjaringan minimarket, Davestpay Merchant, Modern Channel, gerai-gerai PPOB seperti PPOB bukpoin, PPOB Bri, ppob mandiri, 7 eleven, indomaret dan alfa mart. Bahkan juga 350 agen / cabang JNR

Sekedar informasi saat ini telah terdapat total 100.000 jaringan pembayaran melalui kantor Bank dan jaringan ATM yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

Keywords : BPJS ppob, peluang binis, usaha, ppob bukopin, usaha modal kecil, ppob bri, bisnis online, loket pembayaran, usaha waralaba