Jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 tentu membuat Indonesia kembali berduka. Musibah seakan-akan masih enggan meninggalkan wilayah Indonesia sampai saat ini. Belum lama Indonesia berduka akibat gempa Lombok serta gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, kini kabar jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 kembali membuat banyak masyarakat Indonesia kembali bersedih.

Pesawat tujuan Jakarta Pangkal Pinang tersebut jatuh setelah hilang kontak beberapa menit setelah lepas landas. Lion Air berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB tujuan Pangkal Pinang kemudian hilang kontak pukul 06.33 WIB. Pihak Basarnas mengkonfirmasikan bahwa pesawat tersebut jatuh di perairan dekat Karawang, Jawa Barat.

Berbagai upaya telah dilakukan tim SAR gabungan sepanjang hari Senin untuk menemukan badan pesawat. Namun, hal tersebut belum mebuahkan hasil. Total ada 14 kapal dikerahkan mulai dari kapal milik Basarnas, TNI AL, Polair, hingga kapal milik Bea Cukai. Pencarian pun dilakukan dengan radius 125 mil laut. Persole tim yang dikerahkan untuk mencari pesawat ini mencapai 300 orang dan masih dibantu oleh para nelayan dan warga sekitar.

Pencarian tersebut membuahkan hasil dengan diketemukannya barang-barang dan potongan anggota tubuh manusia serta puing-puing pesawat. Penemuan barang-barang tersebut membuat tim SAR memutuskan untuk menurunkan tim penyelam ke dasar laut Karawang. Penyelaman dilakukan dengan kedalaman 30-35 meter. Selanjutnya, pencarian akan dilakukan dengan mengerahkan kapal hingga helicopter.

Mendengar musibah ini, PT Hensel Davest Indonesia (HDI) selaku perusahaan fintech yang menyediakan tiket pesawat melalui platform DavestPay ikut berduka. HDI berharap agar pihak terkait dapat segera menemukan badan pesawat dan black box sehingga dapat diidentifikasi penyebab Lion Air JT-610 terjatuh dan hilang kontak. HDI berdoa agar keluarga yang ditinggalkan dapat kuat dan tabah dalam menyikapi musibah ini.

 

 
Keywords : DavestPay,HDI,LIONAIRJT610,Pesawatjatuh,dukaindonesia,technology,fintech,aplikasipembayaran,paymentonline,ppob