Liburan bukan hanya menjadi kebutuhan untuk menyegarkan pikiran yang sudah penat beraktifitas, tetapi bisa juga menjadi ajang untuk pamer. Hal tersebut seakan sudah menjadi gaya hidup di dunia digital seperti saat ini. Maraknya penggunaan sosial media membuat tren selfie ini semakin digemari banyak kalangan.

Umumnya, saat liburan seseorang akan melakukan selfie dan mencari tempat yang paling terbaik. Semakin ekstrem tempat untuk berselfie, maka semakin banyak likes yang akan diterima di sosial media mereka. Namun, tidak sedikit hal yang mereka lakukan itu merugikan diri sendiri hingga berujung pada kematian.

Penelitian dari All India Institue of Medical Science mengatakan bahwa sejak Oktober 2011 sampai November 2017 mencatat sebanyak 259 orang di berbagai  daerah meninggal akibat selfie. Penelitian ini dipublikasikan pada Journal of Family Medicine and Primary Care Bulan Agustus 2018. Penelitian itu mengatakan bahwa penyebab kematian tersebut diakibatkan karena para korban selfie melakukan aksinya di air dan tempat ketinggian.

Di air, korban selfie paling banyak terjadi akibat tenggelam. Penelitian tersebut mengatakan bahwa ada 32 kejadian selfie yang berujung kematian serta menelan korban jiwa sebanyak 70 orang. Korban yang tenggelam diakibatkan tersapu gelombang, perahu terbalik, bahkan mengabaikan peringatan berbahaya. Sementara itu, selfie di tempat ketinggian mencapai 41 kejadian dengan korban mencapai 48 orang.

Para peneliti menyayangkan bahwa selfie dapat berujung pada kematian. Pasalnya, peneliti melihat bahwa hal tersebut dilakukan hanya untuk mendapatkan likes di akun sosial media mereka. Oleh karena itu, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah setempat adalah dengan memasang larangan selfie di tempat-tempat berbahaya. Beberapa negara telah melakukan hal tersebut termasuk Indonesia mengingat di Indonesia pernah ada kejadian seorang pemuda meninggal tercemplung ke kawah gunung merapi akibat selfie.

Kejadian tersebut tentu sangat memprihatinkan. Seharusnya, liburan menjadi cara untuk menyegarkan pikiran bukan menjadi ajang pamer untuk mendulang likes. Untuk itu, PT Hensel Davest Indonesia (HDI) yang juga menyediakan tiket alat transportasi melalui platform DavestPay menghimbau agar konsumennya dapat berlibur secara bijak dan tidak membahayakan diri sendiri apalagi orang lain.

 
Keywords : liburan,selfie,kematian,korban,davestpay,tiket pesawat,fintech,transportasi,tiket kereta,rental mobil,tiket konser