Menyambut Bulan Inklusi Keuangan yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada bulan Oktober 2018, PT Hensel Davest Indonesia (HDI) terus berupaya dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia Timur. Pasalnya, HDI merupakan satu-satunya perusahaan fintech lokal yang memfokuskan dirinya di Indonesia Timur.

Menurut data yang dirilis OJK, tingkat inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia berusia di atas 15 baru mencapai 49%. Sementara itu, pemerintah melalui Peraturan Presiden No. 82 tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif, target untuk inklusi keuangan di Indonesia mencapai 75% pada tahun 2019 nanti.

Fintech memang digadang-gadang dapat meningkatkan inklusi keuangan yang selama ini digaungkan oleh OJK. Pasalnya, perusahaan fintech dapat memaksimalkan bantuan pada masyarakat yang tidak bisa dilakukan oleh bank. Selain itu, OJK berharap agar banyak perusahaan fintech yang mendaftarkan dirinya sehingga dapat berkontribusi secara maksimal bagi pelaku UMKM.

Menyambut Bulan Inklusi Keuangan 2018, HDI berupaya berkontribusi maksimal bagi UMKM, khususnya toko kelontong di Indonesia Timur. Saat OJK menyambangi kota Makassar untuk mensosialisasikan POJK 13/2018 dengan tema Sinergi Dalam Membangun Ekonomi Digital di Indonesia Timur, HDI mendapat apresiasi dari OJK karena merupakan satu-satunya fintech lokal yang ada di Indonesia Timur.

Untuk memperkuat sektor UMKM, khususnya toko kelontong di Indonesia Timur, HDI berupaya lebih mengenalkan platform DavestPay. Kenapa DavestPay sangat membantu toko kelontong? Hal itu karena DavestPay memberikan peluang bagi toko-toko tradisional untuk menambah penghasilannya melalui produk-produk digital yang semakin banyak dicari oleh orang-orang, seperti pembelian pulsa, pembayaran tagihan listrik, pembayaran PDAM, pembayaran BPJS dan masih banyak lagi.

Sampai saat ini, HDI telah memiliki ratusan ribu jaringan agen yang merupakan individu ataupun perusahaan yang jalur distribusi maupun reseller dari produk-produk digital DavestPay. Kedepannya, HDI akan semakin memperluas jaringannya karena sudah banyak bekerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya pihak perbankan.

Tidak hanya itu, HDI yang merupakan perusahaan fintech terintegrasi melalui anak perusahaannya, seperti Emposh, BiroPay, MoTransfer, dan PinjamAja akan ikut berkontribusi dalam meningkatkan inklusi keuangan dan cashless society. Hal tersebut sejalan dengan keinginan pemerintah agar masalah pengangguran dan kemiskinan dapat berkurang di Indonesia.

 
Keywords : Davestpay,Fintech,HDI,UMKM,Indonesiatimur,Inklusikeuangan,unbankpeople,OJK,Teknologi,Aplikasi