Abu Dhabi Global Market (ADGM) mengusulkan bahwa Fintech Digital Sandbox dapat digunakan oleh berbagai pihak, mulai dari regulator, bank, perusahaan fintech, sampai perusahaan blockchain. Hal tersebut dilakukan untuk menguji produk dan mencari solusi agar adanya keteraturan dalam menjalankan bisnis tersebut.

CEO Financial Services Regulatory Authority (FSRA) of ADGM, Richard Teng mengatakan bahwa pihaknya harus mendatangi fintech sandbox paling aktid di dunia dan yang paling sukses di bidang regulasi agar mereka dapat terus berinovasi untuk melayani kebutuhan industri jasa keuangan dan ekonomi Abu Dhabi.

 

Regulasi yang dikembangkan FSRA ADGM akan diintegrasikan ke dalam sandbox. Selain itu, blockchain dapat diuji secara digital pada platform untuk memenuhi kebutuhan bisnis dari berbagai organisasi.  Selain itu, sandbox akan sangat berguna bagi perusahaan fintech karena akan membantu perusahaan-perusahaan ini untuk memberikan solusi inovatif mereka kepada pemain pasar internasional. Dengan demikian perusahaan akan dapat memasuki pasar lintas batas. Akhirnya meningkatkan peluang untuk tumbuh dan skala bisnis mereka di seluruh dunia dan sebaliknya.

Tujuan utama dari sandbox digital adalah untuk memungkinkan lembaga keuangan meningkatkan kemampuan digital mereka pada tingkat yang lebih dalam ke rincian yang sangat rumit dan pada akhirnya meningkatkan potensi mereka untuk memanfaatkan peluang pasar. Pada akhirnya, hal ini akan membantu mendorong inklusi keuangan bagi penduduk yang kurang terlayani yang tinggal di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) khususnya UMKM yang membutuhkan pembiayaan, pembayaran, dan asuransi.

ADGM akan bermitra dengan ASEAN Financial Innovation Network (AFIN) untuk memanfaatkan API Exchange (APIX) di tingkat global. Platform ini akan mampu menyatukan perusahaan-perusahaan dan bank-bank FinTech yang terletak di antara kawasan MENA dan kawasan Asia-Pasifik pada platform digital online umum yang telah melalui API open source.

Belum pasti apakah usulan Abu Dhabi tentang Fintech Digital Sandbox akan merambah Indonesia. Namun, sandbox yang sudah diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terbukti dapat meningkatkan inklusi keuangan dan membantu UMKM karena banyaknya perusahaan fintech yang menaati aturan tersebut.

Salah satu Salah satu perusahaan fintech yang sudah terdaftar di OJK dan ikut mengembangkan UMKM adalah PT Hensel Davest Indonesia (HDI). HDI merupakan satu-satunya perusahaan fintech lokal yang berfokus di Indonesia Timur. Melalui DavestPay dan empat anak perusahaannya, yakni PinjamAjaEmposhBiroPay, dan MoTransferHDI berusaha membantu pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan dan cashless society sehingga pengangguran dan kemiskinan dapat berkurang di Indonesia Timur.

 
Keywords : DavestPay,Digital,Fintech,Globalmarket,Sandbox,Online,OJK,UMKM,Pasaronline