Perkembangan perusahaan fintech di Yunani dapat memberikan dorongan yang signifikan terhadap perekonomian negara itu mereka. Hal tersebut diungkapkan dalam sebuah penelitian oleh beberapa ahli, seperti profesor Giorgos Doukidis dari Universitas Ekonomi dan Bisnis Athena dan Panagiotis Kourouthanasis dari Universitas Ionian.

Menurut laporan Bank Yunani bulan ini, negara tersebut telah memiliki sektor fintech aktif mencakup perusahaan yang menyediakan layanan keuangan melalui teknologi digital canggih. Tidak hanya itu, ada pula sembilan perusahaan pembayaran berlisensi (Layanan Pembayaran Akses, Pertukaran Argo, Everypay, Intelli Express, KMT , Transfer Uang NBL, Layanan Smart Pay, Paylink, dan Pengiriman Internasional Express) dan dua perusahaan uang elektronik, seperti Viva dan Tora Wallet.

Penelitian yang dilakukan para ahli mengatakan bahwa bahwa jika nilai transaksi melalui fintech mendekati rata-rata Eropa, akan menambah 0,6 persen ke produk domestik bruto Yunani. Sementara itu, jika negara itu berevolusi menjadi pusat regional inovasi fintech di Eropa Tenggara, kontribusinya terhadap PDB Yunani bisa mencapai hingga 1,8 persen. Selain itu, aktivitas perusahaan fintech asing di Yunani dapat berkontribusi untuk menarik investasi asing mulai dari 0,1 hingga 0,5 persen dari PDB.

Tentunya hal tersebut tidak cuma berlaku di Yunani saja. Jika Indonesia memaksimalkan perusahaan fintech, tentunya inklusi keuangan dapat diciptakan. Pasalnya, bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa fintech akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 2,5 persen pada pertumbuhan ekonomi di tahun 2023 yang mencapai 6 persen. Untuk saat ini, fintech baru berkontribusi sebesar 1 persen.

Salah satu cara pemerintah Indonesia untuk meningkatkan ekonomi negara adalah dengan memberdayakan UMKM dan meminta fintech untuk memberikan kontribusinya di sana. Perusahaan fintech yang ikut berupaya dalam memberdayakan UMKM adalah PT Hensel Davest Indonesia (HDI).

HDI merupakan satu-satunya fintech lokal yang berfokus di Indonesia Timur. Hal itu dilakukan HDI guna membantu pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan dan cashless society agar pengangguran dan kemiskinan dapat berkurang di Indonesia Timur melalui platform DavestPay dan empat anak perusahaannya, yakni Emposh, BiroPay, MoTransfer, dan PinjamAja.

 
Keywords : DavestPay,Fintech,Tingkatanekonomi,UMKM,cashlessociety,Emposh,Biropay,Motransfer,Pinjamaja