Kemajuan teknologi yang pesat membuat pelaku UMKM harus cepat beradaptasi dalam perkembangan zaman. Hal itu juga dikarena banyaknya perusahaan fintech yang ada di Indonesia. Jika pelaku UMKM tidak beradaptasi, maka usaha mereka akan sulit untuk berkembang. Sulitnya mendapatkan dana dari bank membuat pelaku UMKM mendapat dana dari perusahaan fintech lending. Nilai pinjaman fintech lending ke sektor pedagang eceran mencapai 70% dari total penyaluran dana industri. Sejauh ini, fintech lending paling banyak membiayai UMKM ataupun pedagang eceran.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sampai Juni 2018 saluran dana dari fintech lending ke pelaku UMKM mencapai Rp 7,64 triliun. Sejauh ini, pinjaman perbankan ke UMKM mencapai 13%-14%. Kecilnya data peminjaman yang dilakukan ke pihak perbankan membuat fintech lending  menjadi penyalur dana terbesar ke sektor pedagang eceran atau UMKM. Fintech lending dirasa menjadi alternatif dan solusi agar para pelaku UMKM terhindar dari jeratan rentenir. Selain itu, persyaratan yang mudah dan pencairan dana yang cepat membuat fintech lending menjadi andalan pelaku UMKM.

Aturan peminjaman di fintech lending yang tidak terlalu ketat seperti perbankan membuat mereka memilih mendapatkan suntikan dana secara online ketimbang harus datang ke bank. Oleh karena itu, fintech lending dapat dikatakan sebagai pelengkap perbankan untuk memberikan dana ke pelaku UMKM.

Salah satu perusahan fintech di Indonesia yang juga peduli terhadap perkembangan UMKM adalah PT Hensel Davest indonesia (HDI). HDI merupakan satu-satunya perusahaan fintech yang berada di Indonesia Timur. Hal itu dilakukan karena HDI melihat potensi yang besar di Indonesia Timur. Melalui platform DavestPay, HDI ingin meberikan kemudahan pada masyarakat dalam bertransaksi kebutuhan dasar mereka. Selain itu, HDI memiliki empat anak perusahaan, yakni Emposh, BiroPay, MoTransfer, dan PinjamAja agar masyarakat di Indonesia Timur mendapatkan kesempatan yang sama dalam menikmati kemajuan teknologi. Semua itu dilakukan HDI agar pengangguran dan kemiskinan dapat berkurang karena cashless society dan inklusi keuangan sudah tercipta.

 
Keywords : DavestPay,Pinjamaja,Biropay,Motransfer,Emposh,Startup,Fintech,Technology,BisnisKreatif,Pendiristartup,UMKM,FintechLending,Pendanaan