Pada hari ulang tahunnya,  Jack Ma (10/09) memilih Daniel Zhang sebagai pengganti dirinya untuk memimpin Alibaba Group. Akan tetapi, Daniel Zhang baru akan memimpin tanggal 10 September 2019 mendatang. Untuk tahun ini, Jack Ma masih menjadi Co-Founder di Alibaba Group hingga dirinya digantikan Daniel Zhang. Lalu, seperti apakah sosok Daniel Zhang yang gantikan Jack Ma sebagai pemimpin Alibaba Group?

Daniel Zhang menempuh pendidikan di Shanghai University dengan jurusan keuangan dan ekonomi. Sebelum bergabung dengan Alibaba Group, Zhang pernah menjabat sebagai CFO perusahaan game di China yang bernama Shanda Interactive Entertaiment. Selain itu, Daniel Zhang juga pernah menjabat sebagai senior manajer di divisi audit dan penasihat bisnis perusahaan yang bernama Pricewaterhouse Coopers (PwC) di Shanghai. 

Daniel Zhang memulai karirnya di Alibaba pada tahun 2007. Di Alibaba, Zhang mendapat julukan “xiaoyaozi” atau yang berarti “si bebas”. Bukan tanpa alasan, julukan itu diterima Zhang karena ia sering memunculkan ide-ide liar untuk model bisnis di Alibaba. Daniel Zhang yang menjadi tokoh kunci di anak perusahaan Alibaba, Taobao, pernah menorehkan hasil yang luar biasa. Zhang berhasil mengadakan agenda festival belanja ‘’Double 11’’ di China yang sekang dienal dengan Single’s Day.

Single’s Day berhasil membukukan pendapatan hingga 50 juta Yuan di peluncuran perdananya pada tahun 2009. Pada tahun 2017, Single’s Day berhasil mendapatkan keuntungan hingga 168 miliar Yuan atau sekitar 25 miliar dolar AS. Hal tersebut membuat Single’s Day menjadi acara belanja terbesar di dunia yang mengalahkan acara serupa di negara lain, seperti Black Friday di Amerika atau Amazon Prime Day yang digelar e-commerce raksasa Amazon dengan hasil 1 miliar dolar AS.

Di mata Jack Ma, Daniel Zhang merupakan seseorang yang konsisten dengan membuat Alibaba mengalami pertumbuhan hingga 13 kuartal. Analisis yang tak tertandingi serta memegang teguh visi dan misi perusahaan, membuat Daniel Zhang memangku tanggung jawab dengan semangat. Jack Ma menambahkan bahwa Zhang selalu berinovasi dan menguji model bisnis kreatif. Tidak hanya itu, Jack Ma mengatakan bahwa Daniel Zhang mendapat kepercayaan dari seluruh tim manajemen Alibaba Group.

Dibawah kepemimpinan Daniel zhang, Alibaba berhasil membukukan kapitalisasi pasar sebesar 420,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp 6,3 triliun dan menjadi nilai kapitalisasi terbesar di Asia. Meskipun mendapat banyak prestasi, Zhang tidak ingin terlena dan akan terus memberikan model bisnis terbaik berikutnya. Daniel Zhang mengatakan bahwa nilai-nilai Alibaba tidak akan goyah dengan harga saham yang fluktuatif.

Semangat Daniel Zhang dalam memimpin Alibaba Group menginspirasi PT Hensel Davest Indonesia (HDI). Nilai berpegang teguh pada visi dan misi juga membuat HDI terus konsisten dalam membantu masyarakat khususnya UMKM di Indonesia Timur melalui platform DavestPay, dan empat anak perusahaan lain, seperti Emposh, BiroPay, MoTransfer, dan PinjamAja. Hal itu dilakukan HDI untuk membantu pemerintah dalam menciptakan inklusi keuangan dan cashless society sehingga pengangguran dan kemiskinan dapat berkurang di bagian Indonesia Timur.

 
Keywords : DavestPay,Pinjamaja,Biropay,Motransfer,Emposh,JackMa,AlibabaGroup,DanielZhang,Fintech,Technology,Asia,PemimpinAliBaba,BisnisKreatif