Dua startup Indonesia berhasil mengharumkan nama Indonesia di Asia Tenggara. Kedua startup ini masuk dalam tujuh deretan startup yang mendiami kawasan dengan Produk Domestik Bruto (PDB) gabungan sebesar USD 2,57 triliun.

Kedua wakil Indonesia tersebut yaitu Traveloka dan Tokopedia. Diantara ketujuh startup ini, Traveloka menjadi yang termuda dari para startup di Asia Tenggara. Berikut merupakan profil dua startup tersukses di Asia Tenggara.

Tokopedia

Tokopedia didirikan pada tahun 2009 yang merupakan pasar Consumer to consumer paling atas di Indonesia yang memungkinkan pemilik individu dan UKM membuka dan memelihara toko online mereka dengan gratis. Startup ini beroperasi pada model freemium, dengan pemilik toko yang membayar dan memperoleh fitur tambahan misalnya kontrol pengguna dan kemampuan untuk menambahkan ataupun menjual rangkaian produk yang lebih besar. Tokopedia adalah investasi pertama East Ventures dan investasi pertama Sequoia Capital di Asia Tenggara.

Traveloka

Traveloka merupakan startup yang didirikan sejak tahun 2012. Perusahaan ini dibentuk oleh 3 orang yaitu seorang lulusan Harvard, insinyur NetSuite, dan LinkedIn. Startup ini merupakan aplikasi percarian nomor satu untuk daftar pencarian dan pemesanan penerbangan No.1 di Indonesia. Kabarnya Traveloka mempunyai 3,7 juta pengunjung melalui desktop di November 2015 dengan nilai pemesanan tahunannya melebihi USD 1 miliar. Keuntungan dari berbisnis Traveloka yaitu bisnis e-commerce Business to consumer, Traveloka bisa menghindari mimpi buruk logistic Indonesia yang dikarenakan skema e-ticketing.

 
Keywords : traveloka,tokopedia,startup indonesia,startup