Bukan hanya dikenal dengan kota penghasil lada putih Muntok White Pepper. Kota Muntok yang berada di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung juga kenyataannya menyimpan tempat wisata yang sangat menarik dan unik salah satunya Jembatan Inggris Muntok.

Tempat wisata ini bahkan sudah berusia ratusan tahun dan kawasan Muntok ini sempat menjadi tempat pengasingan presiden Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta. Dimana Hatta didatangkan ke Bangka pada tanggal 22 Desember 1948 pada Bukit Menumbing. Sementara Soekarto dua bulan sesudahnya yaitu pada Februari 1949 di Kota Muntok Bangka Barat.

Jembatan Inggris atau Jembatan Sinjin kabarnya berdekatan dengan bangunan dimana terdapat pemukiman warga China di jaman dulu dan jembatan ini seringkali dijadikan jalur utama masyarakat dulu untuk mengangkut hasil rempah-rempah, mineral, serta upeti pada Kerajaan dan jaman penjajahan Belanda.

Ketika menyambangi Jembatan Inggris, maka para pengunjung bakal disuguhi dengan pemandangan alam yang sangat asri, dimanjakan dengan udara yang sejuk dengan suara gemericik air yang langsung terdengar.

Dari pendapat beberapa warga lokal, jembatan ini sering didatangi oleh para peneliti dari luar negeri dan beberapa warga Kota Muntok yang banyak ingin mengabadikan moment disana. Tetapi dari keterangan warga juga seringkali melihat ular yang berukuran besar yang dipercaya sebagai penunggu jembatan Inggris ini.

Namun kondisi jembatan yang sudah berusia 3 abad sekarang sangat tak terawatt. Dimana bangunan jembatan ditumbuhi pohon-pohon besar, dinding bangunan yang telah terkelupas, retak, dan juga serta ditumbuhi lumut. Walaupun demikian, jembatan ini tetap berdiri kokoh.

Wargapun berharap pemerintah daerah khusus mau memugar kembali Jembatan Inggris ini, sebab sangat berpotensi mendatangkan pendapatan daerah. Sekaligus untuk bahan riset ataupun penelitian tentang jalur masa Kerajaan Muntok dan penjajahan Belanda untuk menambah khasanah ilmu sejarah di Provinsi Bangka Belitung.

 
Keywords : jembatan inggris muntok,wisata belitung,prasejarah di belitung