Jika berkunjung ke Vietnam, tentunya para wisatawan Indonesia akan memilih berkunjung ke Ho Chi Minh City (Saigon). Bukan hanya dekat, Ho Chi Minh City juga merupaka kota bisnis yang cukup modern.

Namun sebagai ibu kota Vietnam, Kenyataannya Hanoi mempunyai hal menarik yang unik untuk wisatawan. Yuk simak alasan mengapa Vietnam harus dikunjungi dibawah ini:

Cuaca dingin yang  segar

Hanoi berlokasi di bagian utara Vietnam yang berdekatan dengan perbatasan darat Tiongkok. Karena hal inilah yang membuat kota ini mempunyai 4 musim. Mulai Desember sampai Maret, cuaca yang akan ditemui merupakan cuaca dingin yang berkisar 15-20 derajat celcius.

Jadi tidak perlu jauh-jauh ke Eropa jika ingin menikmati musim dingin, karena wisatawan seperti orang Indonesia yang sudah terbiasa dengan iklim tropis dapat menikmati sejuknya udara dingin di musim dingin walaupun tanpa salju di kota ini.

Kota yang indah penuh bangunan bersejarah

Hanoi ternyata memiliki sejarah yang panjang yang diawali dengan masa pendudukan Tiongkok. Lalu Hanoi sempat menjadi ibukota administratif pada masa pendudukan Perancis di kawasan Indochina yakni Vietnam, Laos, dan Kamboja.

Kemudian Hanoi menjadi ibukota Vietnam Utara hingga menjadi ibukota Vietnam sejak perang saudara berakhir pada tahun 1976. Tahun 2010 lalu, Hanoi telah merayakan hari jadinya yang keseribu. Karena hal tersebut, maka wajar saja jika Hanoi memiliki banyak bangunan bersejarah dengan gaya arsitektur seperti gaya Tiongkok, Kolonial Perancis, dan Vietnam.

Salah satu distrik utama di Kota Hanoi adalah Ba Dinh yang dinyatakan sebagai frech quarter karena banyaknya bangunan cantik dengan gaya colonial Perancis. Adajuga Temple of Literature yang merupakan Universitas pertama di Vietnam dengan gaya arsitektur Tiongkok.

Kota seribu danau

Ada banyak sekali danau yang sangat mempesona di kota Hanoi. Misalnya Hoan Kiem Lake, Kiem Lien Lake, West Lake (Ho Tay), dan lainnya. Danau yang ada di Hanoi sangatlah terawatt sehingga sangat enak dipandang mata. Menghabiskan waktu di pinggir danau Hoan Kiem atau menikmati sunset di Ho Tay adalah hal yang patut dicoba selama mengunjungi Hanoi.

Danau yang lain misalnya West Lake ini merupakan danau terbesar di Hanoi. Bila memiliki waktu banyak dalam berlibur, cobalah untuk menyewa rumah atau apartemen sekitar danau, karena daerah ini banyak ditinggali oleh para expat serta warga kelas atas Hanoi.

Hoan Kiem Lake juga menjadi Spot yang Indah untuk wisatawan dan warga Hanoi. Danau ini dikelilingi dengan taman cantik versi Paris. Terdapat beragam bunga serta kursi taman. Menghabiskan waktu di taman ini sangatlah mengasyikkan, karena dilengkapi dengan wifi dan café. Liburan akan menjadi berkesan dan berkualitas.

Kawasan wisata Old Quarter

Old Quarter adalah area perdagangan utama sejak 1000 tahun yang lalu di Hanoi. Kawasan ini terkenal dengan nama-nama jalannya yang unik karena mengikuti nama barang atau komoditas yang dijual di toko-toko pada jalan tersebut.

Contohnya jalanperhiasan, kain sutra, kopi, bumbu rempah, dan lain-lainya. Walaupun sudah banyak toko yang menjual barang dagangan modern seperti pakaian dan makanan serta jasa, tetapi wisatawan masih tetap bisa menemukan jalan dengan toko yang menjual barang-barang yang sama sejak 1000 tahun lalu.

Belanja murah

Bagi wisatawan yang memiliki agenda khusus belanja maka Hanoi bisa direkomendasikan sebagai salah satu destinasi yang cocok. Harga barang di Hanoi lebih murah dibandingkan dengan barang di Indonesia, bahkan jauh lebih murah dari Bangkok.

Area pertokoan dan butik berada di sekitar distrik Hoan Kiem atau Old Quarter. Jadi wisatawan mampu menemukan dan memilih beragam pakaian, sepatu, kain sutra, makanan, hingga souvenir.

Salah satu faktor yang membuat harga barang di kota tersebut jauh lebih murah, karena mata uang rupiah lebih kuat daripada dong Vietnam yakni 1 Dong sama dengan 0,58 Rupiah.

 
Keywords : wisata belanja vietnam,backpacker ke vietnam 2017,itinerary backpacker ke vietnam,biaya hidup di vietnam 2017