Kongres Indonesia Diaspora ke-4 yang diadakan di Grand Ballroom Hotel JS Luwansa Kuningan Jakarta Selatan secara resmi dibuka oleh Jusuf Kalla selaku Wakil Presiden Indonesia. Acara ini diawali dengan pembacaan deklarasi peserta Kongres Diaspora memakai 14 bahasa.

Wapres Jusuf Kalla resmi membuka Kongres yang mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan didampingi sejumlah Menteri Kabinet Indonesia bersatu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri, serta Sofjan Wanandi selaku Ketua Presidium Diaspora Indonesia Network Global.

Pada sambutan yang diberikan, JK menginginkan untuk Diaspora membantu dalam pengembangan potensi Indonesia dari semua sektor seperti tenaga kerja, pendidikan, kebudayaan, dan dunia usaha. Hal yang terkait dengan pariwisata, Jusuf Kalla mengeluarkan kata ajakan pada Diaspora dan Menteri demi mempromosikan destinasi wisata alam di Malino Gowa Kabupaten Sulawesi-Selatan.

JK mau menjadikan kawasan konservasi alam Malino di Kabupaten Gowa sebagai tujuan wisata baru di Provinsi Sulawesi Selatan. Pesan ini bertujuan supaya Diaspora di Indonesia sebagai aset negara selalu berinovasi untuk memajukan dan meningkatkan Indonesia melalui ilmu dan pengetahuan dari luar negeri.  Bukan hanya itu, Diaspora mempunyai peranan dalam mempromosikan wisata Indonesia lewat Wonderful Indonesia dengan jaringan pada negara tempat tinggal. Terlebih lagi, Indonesia sudah meraih peringkat layak investasi pada lembaga pemeringkat S&P.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara yang didampingi oleh Eddy Susilo selaku Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi menerangkan bahwa Malino berpotensi menjadi idola wisatawan sebab sekarang ini sudah didukung oleh infrastruktur yang lebih baik lagi. Harga Pemerintah Kabupaten Gowa diminta untuk menjamin kenyamana para wisatawan. Karena wisatawan yang datang berpeluang menjadi repeater apabila mempunyai kesan mendalam pada sebuah event. 

 
Keywords : wisata,wisata sulsel,malino sulsel,wapres jk