Update Google Maps sudah dirilis dan akan menjadi aplikasi yang sangat membantu. Aplikasi ini akan memberikan informasi terbaru terkait bencana alam yang terungkap, serangan teroris, dan masalah lainnya. Sebab aplikasi ini akan menunjukkan update paling terbaru dari pihak berwenang, nomor telepon darurat, artikel berita, dan informasi penting lainnya dalam satu umpan.

Fitur baru ini juga bisa dengan otomatis memicu pemberitahuan pada orang-orang yang dekat dengan area yang ditandai sebagai wilayah yang berbahaya. Fitur ini bernama SOS Alerts.

Sistem ini sama dengan fitur Facebook Safety Check yang dapat membuat pengguna jejaring sosial untuk menandari dirinya aman selaman bencana alam ataupun serangan teroris. Sebuah alat baru yang dinamakan Community Help juga sudah dipublikasikan oleh tim Facebook awal 2017.

Ada beberapa fungsi tambahan yang memungkinkan pengguna yang sedang berada di sekitar serangan itu untuk menawarkan bantuan ataupun tempat tinggal pada orang lain. Perusahaan teknologi raksasa ini kabarnya telah menjalin kerjasama dengan sejumlah organisasi lokal yang ada di Amerika, Australia, Jepang, Filipina, dan Kanada demi membantu memberikan informasi yang relevan pada meraka yang terperangkap pada daerah yang terkena bencana, ataupun mau membantu mereka yang berada di sana. Namun belum ditahu pasti kapan rencana Google akan melebarkan sayapnya ke Inggris dan negara Eropa lainnya.

Ketika Google mengaktifkan fungsi SOS Alertsnya, Google Maps bakal menyatakan area mana yang harus dihindari, serta penutupan jalan dan tempat pengguna bisa mencari perlindungan. Data yang diperoleh juga berasal dari aplikasi navigasi milik Google yaitu Waze. Tingkat detail juga diperlihatkan pada pengguna Google yang bakal tergantung pada kedekatannya dengan peristiwa yang sedang terjadi.

Google sepertinya serius, karena mereka juga sudah membentuk tim khusus dalam menentukan peristiwa mana yang membutuhkan SOS Alertsnya. 

 
Keywords : teknologi google,teknologi bermanfaat,google maps,google