Maskapai nasional memberikan respon positif mengenai dua regulasi baru soal tarif tiket pesawat yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan, di akhir pekan lalu. Ikhsan Rosan sebagai VP Corporate Secretary Garuda Indonesia menuturkan beberapa arahan regulator yang tercantum dalam dua beleid baru selama ini telah dijalankan oleh maskapai.

Kedua regulasi ini merupakan Permenhub No. PM 20/2019 mengenai Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri dan Kepmenhub No. KM 72/2019 Tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Ikhsan menuturkan bahwa pemerintah tak mengubah tarif batas atas, namun menaikkan tarif batas bawah senilai 5% dari sebelumnya 30% dari TBA. Sehingga maskapai hanya mampu menetapkan harga tiket pada batasan TBA dan TBB. Walaupun demikian, Garuda sudah menyesuaikan tarif berdasarkan dengan harapan pemerintah dan masyarakat, atau akan ada potongan harga pada tarif tiket pesawat.

Sebagai platform penyediaan layanan online terlengkap termasuk pembelian tiket pesawat, DavestPay berharap dengan adanya potongan harga ini bisa mengakomodir kepentingan masyarakat serta pemerintah pengguna penerbangan. Serta menaikkan tingkat penggunaan pesawat yang akhir-akhir ini sepi karena kenaikan harga tiket pesawat nasional.

DavestPay juga memberikan bermacam promo harga murah untuk pembelian tiket pesawat domestik pada aplikasi dan website miliknya. DavestPay turut mendukung peningkatan sektor wisata seluruh Indonesia dengan menghadirkan layanan yang mendukung traveling lebih mudah dan praktis.

DavestPay mengharapkan semua maskapai nasional untuk terus memberikan kualitas terbaik untuk memberikan sarana yang nyaman dengan mengutamakan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan dalam penerbangan.

 
Keywords : davestpay,tiketpesawat,hargatiket,pembayaranonline,pesawatmurah,jalanjalan,trip,aplikasipayment,ppob,tiketmurah