Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sudah mulai menjalankan operasi penerbangan perintis kargo pertama kalinya ke wilayah Papua. Penerbangan perintis ini dinamakan sebagai jembatan udara.

Penerbangan pertama ini memakai pesawat bertype Caravan C208 yang dioperasikan oleh maskapai Dimonim Air. Penerbangan tersebut dilakukan pada pukul 09.39 WIT melalui jalur penerbangan Bandara UPBU Nop Goliat-Dekai menuju Korupun pada 26 Oktober kemarin.

Barang-barang yang diangkut yakni beras, sembako, mie instan, dan minyak goreng. Hal ini juga berdasarkan dari komitmen Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan demi mengurangi disparitas harga dan mendorong kelancaran penyaluran logistic pada pedalaman Papua.

Agus Santoso selaku Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengharapkan bahwa aliran logistik ini akan lebih lancar dan membuat harga kebutuhan pokok pada daerah perintis yang dituju menjadi turun, seperti halnya daerah lain yang telah terbuka. Sehingga perekonomian bakal meningkat dan taraf hidup penduduk di daerah terpencil dan tertinggal itu juga ikut meningkat.

Program Jembatan Udara adalah perintah langsung dari Presiden Jokowi lewat Menterti Perhubungan di akhir tahun 2016. Jembatan Udara ini bisa dikatakan sebagai kelanjutan dari Tol Laut, yang mengangkut barang oleh kapal dalam Tol Laut dan akan diteruskan ke daerah yang terpencil dan tertinggal memakai pesawat udara.

 

 

 
Keywords : tiket online,tiket murah,tiket ke papua