Operator telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkom sedang mempertimbangkan untuk merambah bisnis digital, baik lokal maupun luar negeri. Petinggi dari Telkom mengatakan saat ini mereka sedang menganalisa pasar di Asia Tenggara, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat untuk peluang akuisisi.

Strategi ini diharapkan untuk memperkuat bisnis digital, yang berkontribusi pada pemasukan operator sebesar 50%. Telkomsel, Telkom Sigma, dan online marketplace Blanja.com akan menjadi produk diandalkan perusahaan untuk memperluas bisnisnya.

Seperti yang sudah diketahui, Blanja.com merupakan perusahaan kerjasama antara Telkom dengan raksasa online marketplace di Amerika Serikat, eBay. Total penggunanya kini lebih dari 2.5 juta produk dari 2.000 penjual

.Presdir Telkom, Alex Sinaga mengatakan, demi mendorong layanan digital, perusahaannya akan menyisihkan 80% dari anggaran belanja untuk berinvestasi di sektor ini. Dengan demikian, anggaran yang dimiliki Telkom adalah sebesar Rp 28 T.

“Kami sudah menyiapkan bujet sebesar 25% dari total prediksi pendapatan di 2016 untuk pengembangan bisnis digital. Meliputi mobile, 3G, broadband, dan fiber optics,” jelas Sinaga.

Berdasarkan data kwartal I, bisnis digital dan bisnis inti perusahaan memiliki kontribusi yang sama besar pada pemasukan perusahaan.

Pada catatan di kwartal yang sama, Telkom meraih peningkatan 42.2% pengguna produk Telkomsel Flash. Sementara Indihome mencetak peningkatan pelanggan sebesar 20.7%.

 

Keywords : bayar telepon, bayar online, bayar tagihan telkom, telkom, telkomsel, pulsa online