Presiden Direktur TelkomMetra, Teguh Wahyoni mengungkapkan bahwa proses produksi satelit Telkom-4 kemungkinan membutuhkan waktu 2 tahun yang artinya satelit ini akan diluncurkan paling lambat pada 2018. Meskipun terbilang lambat, ia optimis bahwa banyak daerah di Indonesia yang masih membutuhkan akses Internet.

Wahyoni menghitung masih terdapat kurang lebih 30 juta penduduk Indonesia yang tidak terjangkau jaringan internet terutama yang berada di wilayah terpencil. Namun, setidaknya 40% dari angka tersebut yang membutuhkan jaringan internet. Jumlah inilah yang diharapkan bisa dipenuhi oleh adanya satelit tersebut.

Telkom juga bersiap meluncurkan satelit Telkom-3S sebagai pengganti satelit Telkom-3 yang gagal mengorbit di tahun 2012.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengumumkan akan meluncurkan satelit komunikasi BRIsat bernilai USD 230 juta di bulan Juni 2016. Dengan peluncuran tersebut, BRI ingin meningkatkan performa perusahaan dan mengurangi pengeluaran hingga 50%.

Ketua Asosiasi Satelit Seluruh Indonesia (ASSI), Dani Indra menyampaikan berdasarkan data di tahun 2015, kebutuhan satelit transmisi diestimasikan sebanyak 250 unit sementara jumlah sekarang hanya 110 unit. Demi meng-cover kebutuhan tersebut masih digunakan satelit regional.

 

Keywords : telkom indonesia, pulsa telkomsel, voucher online, pulsa online, jual pulsa online, voucher pulsa, pulsa murah, telkomsel