Iphone adalah teknologi canggih berbasis ponsel yang sudah diakui kecanggihannya. Bahkan IPhone sampai saat ini masih menjadi urutan teratas untuk persaingan bisnis ponsel  dengan teknologi canggih. Salah satu keunggulan dari IPhone daripada produk gadget lain adalah sistem keamanannya yang diklaim sangat mumpuni. Namun ternyata aplikasi di IPhone tidak sepenuhnya aman.

Will Strafach adalah seorang peneliti keamanan kawakan, menemukan celah kekurangan dari 76 aplikasi di App Store yang masing-masing telah diunduh lebih dari 18 juta kali oleh pengguna IPhone dan IPad yang artinya para pengunduh memiliki risiko terkena dampak dari celah-celah pada aplikasi yang tak aman tersebut.

Isu yang menerpa Apple ini tidak bisa diselesaikan langsung dikarenakan Aplikasi yang ada di App Store merupakan konstribusi pengembang dari pihak ketiga. Sehingga penyelesaiannya juga harus diselesaikan dengan melibatkan pihak ketiga yang bersangkutan. 

Menurut Strafach, aplikasi-aplikasi yang terdapat celah kekurangan tersebut teridentifikasi melihat tingkat bahaya yang berbeda. 76 aplikasi ini berpotensi untuk memata-matai pengguna.  33 aplikasi memiliki risiko bahaya rendah, 24 berisiko medium, dan 19 aplikasi yang memiliki risiko tinggi.

Aplikasi-aplikasi yang berisiko rendah dapat membocorkan data standar yang dicantumkan oleh si pengguna pada ponselnya. Contohnya alamat email atau data-data login pada layanan internet tertentu.

Untuk aplikasi-aplikasi yang berisiko medium, memungkinkan peretas akan mampu menyadap pengguna ketika melakukan otentikasi terhadap akun-akun pribadinya.

Sedangkan aplikasi yang berisiko tinggi, mampu membahayakan akun-akun finansial dan layanan terpatri pada ponsel pengguna.

Namun diantara aplikasi tersebut, Strafach tidak menyebutkan ke 76 aplikasi berbahaya tersebut. Namun ia mengungkapkan salah satu aplikasi berbahaya itu bernama “Snap Upload” yang merupakan aplikasi pihak ketiga untuk Snapchat. Aplikasi ini termasuk dalam aplikasi berbahaya risiko rendah. 

 
Keywords : bug ios,iphone,aplikasi iphone