PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) tengah giat mendorong penggunaan kendaraan yang memakai energi listrik di NKRI, dengan menyediakan fasilitas pengisian listrik di tempat umum. Leo Basuki selaku Manager Bidang Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN menuturkan bahwa perkembangan kendaraan listrik, baik motor ataupun mobil listrik, semakin diterima di Indonesia beriringan hadirnya dukungan dari pemerintah.

Leo menambahkan bahwa bentuk dorongan PLN pada penggunaan kendaraan listrik dengan menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan, salah satunya berupa Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU). Di DKI Jakarta sendiri sudah terpasang di 545 titik sejak awal dirilis pada Agustus 2016.

Keberadaan SPLU terkhusus di Jakarta, bakal terus bertambah seiring dengan kebutuhan yang hadir, termasuk kebutuhan pengisian energi kendaraan listrik pada tempat umum. Masyarakatpun bisa meminta PLN untuk memasangkan SPLU pada lokasi yang diinginkan, supaya kebutuhan energi listriknya bisa terpenuhi, termsuk sebagai charging station kendaraan listrik.

SPLU adalah  salah satu inovasi dari PLN untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat pada tempat umum, seperti untuk para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) ataupun pedagang kaki lima. Tetapi seiring dengan berkembangnya teknologi, SPLU pun bisa dipakai untuk mengisi ulang energi kendaraan listrik. SPLU Beji Lintar mengadopsi sistem prabayar.

Agar dapat memakai SPLU itu, masyarakat harus mengisi pulsa (stroom) kWh m dengan membeli token listrik lewat Payment Point Online Bank alias PPOB, minimarket, ATM, dan lainnya dengan hanya menyebutkan ID Pelanggan yang tercantum di SPLU yang bakal digunakan.

 
Keywords : pln,berita pln,kenaikan tarif listrik,dirut pln,kantor pln pusat,diskon pln