PT PLN Distribusi Jakarta Raya alias Disjaya dengan 17 kantor area resmikan inovasi terbaru, yakni Command enter yang merupakan sebuah layanan terintegrasi lintas batas. Peluncuran layanan terbaru ini bertepatan pada perayaan Hari Raya Kemerdekaan RI ke-72 kemarin.

M Ikhsan Asaad selaku General Manager Distribusi PLN Disjaya menjelaskan bahwa di Kantor Induk PLN Disjaya, Jakarta Pusat, Gambir, Command Center ini mengitegrasika n 30 posko yang tersebar di seluruh wilayah kerja PLN Disjaya. Inovasi ini dibuat demi mengoptimalkan pekerjaan dan membagi beban kerja para petugas supaya tak ada ketimpangan beban kerja antar petugas di posko.

Inovasi ini diperuntukkan supaya menghilangkan batas wilayah operasi para petugas pelayanan di posko yang sudah ada, jadi para petugas bisa melayani seluruh pelanggan yang ada di wilayah PLN Disjaya tanpa terpisah batas wilayah kerja pada posko masing-masing.

Adanya Command Center ini didorong dengan hadirnya aplikasi yang memudahkan kerja dan pengawasan pelayanan. Aplikasi itu bisa diakses secara mobile lewat telepon pintar (smartphone) operasional, yang diberikan oleh para petugas pelayanan dan terhubung dengan sistem PLN yang sudah terintegrasi.

Aplikasi-aplikasi itu yakni aplikasi pencatatan meter, pembongkaran, penyambungan (pasang baru dan perubahan daya), pemutusan, pemeliharaan, Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik alias P2TL, dan perencanaan jaringan.

Command Center yang sudah beroperasi per tanggal 1 Agustus 2017 ini, juga adalah salah satu upaya PLN Disjaya dalam mengamankan pasokan dan keandalan listrik, terkhusus pada titik-titik krusial seremoni kenegaraan.

Tiga titik pokok yang diamankan pasokan dan keandalannya yakni Taman Makan Pahlawan Kalibata, Gedung DPR MPR RI, dan Istana Negara RI. Bukan hanya itu, PLN Disjaya juga mengamankan pasokan listrik pada 69 titik yang lain, misalnya kantor kemeterian, kantor walikota, markas besar TNI POLRI, rumah sakit, dan kantor media.

 
Keywords : pln,berita pln,kenaikan tarif listrik,dirut pln,kantor pln pusat,diskon pln