Startup Indonesia yang gagal dan sukses, jika mendengar kata ini mungkin yang terlintas di benak saudara adalah pertumbuhan atau baru tumbuh. Namun yang dimaksud dengan startup bisnis bukanlah itu, maksud dari kata startup di sini adalah sebutan untuk seatu bisnis yang baru tumbuh dan meroket tajam, namun banyak orang yang mengartikan startup sebagai salah satu bisnis di bidang teknologi atau internet  atau bisa juga disebut sebagai mislead.Jadi tidak semua perusahaan startup itu terkonotasikan sebagai perusahaan IT, karena startup itu berarti perusahaan yang sedang bertumbuh. Memang banyak penggiat startup dari perusahaan IT, sehingga kata startup sendiri dipublikasikan dan terkonotasi menjadi perusahaan yang bergerak dibidang Informasi Teknologi. Lebih Banyak yang startup gagal daripada startup sukses dibidang IT ini, ini dikarenakan perlunya beberapa hal yang menunjang terlaksananya sebuah perusahaan yang baik.

Beberapa Hal yang mendukung terhadap perkembangan sebuah startup – Faktor penentu startup, yaitu :

1.      Konsep Bisnis Startup yaitu ide dan Visi

Konsep Bisnis suatu startup sangat memgang peranan penting, tidak jarang banyak bisnis gagal karena tidak memiliki sebuah visi jangka panjang, yang ada adalah bagiaman perusahaan itu mendapatkan profit tanpa memikirkan keberlangsungan jangka panjang. Ujung-Ujungnya yang menentukan adalah sebuah Visi dan Passion keman akan dibawa startup ini. Karena perushaan memiliki ritmen, pasang surut dan gelombang dalam mennghadapi tantangan bisnis. Ada pepatah mengatakan tanpa sebuah visi maka liarlah rakyat yang artinya tanpa sebiah tujuan amka akan tak terkendali lah sebuah startup dimasa yang sulit nantinya. Teringat akan Facebook pada awalnya berdiri hendak diakusisi oleh Microsoft pada masa sulit Facebook, tapi pendirinya Mark, mengatakan tidak memusingkan bagaimana Facebook menghasilkan uang. Hari ini malahan Facebook merupakan salah satu perusahaan IT yang terbesar dalam pendapata. Selalu Visi dimulai daripada profit.

2.      Team

Hal kedua yang menentukan adalah Team, memiliki team yang solid adalah sebuah faktor utama dan impian bagi sebuah perusahaan, karena team ini lah yang menjadi penggerak untuk sebuah perusahaan maju, Bisa dibayangkan jika perusahaan tidak memiliki team atau memiliki team tapi tidak solid maka yang ada adalah perushaan itu tidak bergerak maksimal karena memusingkan masalah internal dulu. Bisa dibayangkan jika programmer dan bisnis berganti terus setiap waktu maka akan sulit untuk mencapai goal perusahaan.

3.      Timing atau waktu yang tepat

Seorang Analsis terpercaya, mewawancarai ratusan perusahaan yang ebrhasil dan menanyakan hal apakah yang menjadi faktor keberhasilan perusahaan nya jika dirumuskan dengan sebuah kata. Lebih 70% mengatakan bahwa timing menjadi faktor memunculkan sebuah perusahaan. Waktu yang tepat mungkin bisa dilihat dari pertumbuhan startup dalam negeri Gojek, mengeluarkan produk pada masa yang tepat, ketika terjadi permasalahan transportasi pada kota Jakarta.

4.      Ekosistem Startup

Banyak perusahaan konvensional dan traditional gagal untuk bangkit dan menjadi perusahaan besar dikarenakan tidak memiliki budaya dan eksosistem sebuah perusahaan yang mendukung. Sangat dibutuhkan sebuah ekosistem yang baik pada masa pertumbuhan awal. Pemahaman dari sisi managemen juga penting untuk mulai mengatur tata letak urusan kantor , paper work. Pepatah dari sebuah ISO atau sistem management Quality adalah Tercatat atau tidak bekerja. Atau bisa dikatakan jika anda tidak merecord atau merekam pekerjaan anda itu sama saja anda tidak sedang bekerja.

5.  Pendanaan Startup atau Modal

Modal adalah faktor utama dalam sebuah bisnis. Bahkan bisa dikatakan CashFlow perusahaan anda adalah alirah darah. Jika Aliran darah anda berhenti maka anda akan mati. Hal yang sama terjadi pada Modal atau dana pada sebuah bisnis, jika tidak memiliki cadangan dana maka yang ada adalah mati. Itulah sebabnya tanpa sebuah perencanaan keuangan yang tepat maka sebuah startup bisa gagal. Startup yang hanya memikirkan bagaimana menumbuhkan perusahaan hanya mementingkan Growth atau pertumbuhan akan mati karena ujung-ujungnya adalah bagaiaman bisa me-manage permodalan atau dana. Sebuah startup bisnis harus bisa memprediksikan kapan perusahaannya harus mencari pendanaan untuk tetap berjalan kalau berorientasi pada Growth. Sebelum kehbisan dana hendaknya minimal setahun sebelumnya seudah bisa memprediksikan kapan habisnya modal. Dan kapan harus sudah mulai mencari investor serta mengerti tahap pertumbuhan dari sebuah startup bisnis.

Inilah 5 hal yang menetukan dalam perkembangan sebuah startup suksestanpa salah satu ini maka kemungkinan peluang sebuah perusahaan startup akan gagal akan lebih besar. Semoga kita kan bahas lebih jauh lagi mengenai perusahaan startup dengan lebih mendalam.

Perlu Anda ketahui juga tidak semua bisnis startup bisa dengan mudah dijalankan, di sini ada beberapa contoh startup  Indonesia yang gagal dan sukses. Inilah beberapa daftar startup  Indonesia yang gagal dan sukses dalam mengelola bisnis di bidang teknologi dan internet.

Inilah beberapa Perusahaan startup  Indonesia yang sukses dalam menjalankan bisnisnya:

1. Bukalapak

Bisa Anda ketahui bahwa bukalapak.com merupakan salah satu situs belanja online terkemuka saat ini, dalam sistem belanja ini seseorang akan dimanjakan dengan berbagai pilihan kategori belanja yang diinginkan serta diperlukan. Saat ini situs bukalapak menjadi salah satu situs belanja online terbaik.

2. Traveloka

Traveloka merupakan sebuah situs menyedia layanan traveling yang memudahkan orang menemukan berbagai tempat terbaik yang ingin di kunjungi misalnya seperti hotel, restoran, dan lain-lain. Situs ini cukup menarik untuk dikunjungi.

3. Tokopedia

Tidak berbeda jauh dengan bukalapak, tokopedia juga tercatat sebagai startup  Indonesia yang sukses saat ini. Toko belanja online ini bahkan sudah dikenal di luar negeri sebagai situs jual online.

Dari ke3 startup  Indonesia yang sukses di atas, tanpa Anda ketahui ada juga beberapa startup  Indonesia yang gagal dalam mengelola bisnisnya yang disebabkan oleh berbagai kesalahan yang membuat bisnis online tersebut bangkrut.

1. SixReps.com

Jika mengenai startup  Indonesia yang gagal dan sukses, SixReps.com merupakan salah satu startup  Indonesia yang gagal dalam mengelola websitenya. Bahkan saat ini situsnya sudah tidak bisa di buka kembali.

2. BukuQ.com

BukuQ.com merupakan salah satu startup  Indonesia yang gagal dan sukses dalam mengelola situs websitenya, namun karena ada beberapa masalah internal yang sempat dikemukakan, situs ini sempat ditutup beberapa waktu tekhir.

Itulah contoh startup  Indonesia yang gagal dan sukses dalam mengelola bisnis di bidang internet, semoga artikel tentang startup  Indonesia yang gagal dan sukses bisa menjadi reverensi untuk Anda semua.

Ada baiknya jika sebelum anda memulai startup mungkin anda belajar untuk nbekerja pada perusahaan startup itu sendiri yang sudah dikelola dengan baik dan memiliki sistem management online. Atau bisa juga memulai usaha kecil-kecilan sambil melihat apakah kemampuan anda dalam menangani masalah bisnis dan cara menguasai bidang bisnis anda sudah mumpuni, dan kemudia terjun dalam bisnis startup. Untuk anda yang mau berusaha dengan modal kecil bahkan tanpa modal bisa menjadi Merchant DavestPay. Sebuah usaha bisnis murni yang memberikan peluang usaha untuk membuka tour and travel , loket pembayaran, pembelian online seperti pulsa, tiket kereta api, barang online lainnya dan pembayaran tagihan seperti tagihan PDAM, PLN token listrik, pembayaran BPJS. Anda akan bisa mencoba naluri bisnis anda bagaimana bisa mengatasi tantangan dalam menguasai penjualan didaerah anda. Selamat mencoba.

 
Keywords : Startup Indonesia,startup adalah,startup bisnis,startup sukses,startup gagal,pendanaan startup,perusahaan IT,logo startup,website startup,startup IT,program startup,startup indonesia,co working space