OJK atau Otoritas Jasa Keuangan telah menargetkan revisi aturan dalam penyelenggaraan usaha perusahaan pembiayaan akan terbit sebelum akhir tahun ini. Termasuk poin revisi merupakan izin demi menyalurkan pembiayaan tunai.

Riswinandi Idris selaku Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank atau IKNK mengungkapkan bahwa hal itu masih diatur dalam peraturan yang dikeluarkan oleh OJK (POJK) pada nomor 29/POJK.05/2014.

Kedepannya, salah satu hal yang direvisi yakni perluasan kegiatan usaha multifinance dimana perusahaan akan mendapat izin untuk menyalurkan pembiayaan secara tunai. Dilihat dari POJK 29/2014, sekarang ini kegiatan usaha perusahaan pembiayaan antara lain pembiayaan modal kerja, pembiayaan investasi, pembiayaan multiguna, serta kegiatan usaha lain yang sesuai dengan persetujaun OJK.

Bukan hanya itu, OJK bakal mengatur lebih detail mengenai penyelenggaraan bisnis, rasio pembiayaan bermasalah, dan pengukurang tingkat kesehatan perusahaan. kemudian, revisi aturan dikeluarkan demi menyesuaikan dengan berkembang sekarang dari industri dan menyempurnakan ketentuan yang sudah ada.

Secara terpisah, Suwandi Wiratno selaku Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan menyambut dengan baik revisi yang akan dilakukan oleh OJK nantinya demi kemajuan industri.

 
Keywords : multifinance,bayar tunai multifinance