Kartu kredit merupakan salah satu produk terkenal di sektor keuangan terlebih lagi pada era digital sekarang ini. Hadirnya alat praktis ini banyak mengubah gaya hidup masyarakat di seluruh dunia.

Namun tidak semua orang membutukan kartu kredit untuk mendukung transaksi ekonomi sehari-hari. Jika memang tak membutuhkan kartu kredit, maka tidak usah untuk memaksakan diri memilikinya. Berikut merupakan cirri-ciri nasabah yang tidak memerlukan penggunaan kartu kredit.

Bisa memenuhi gaya hidup tanpa kartu kredit

Banyak yang membutuhkan kartu kredit dalah menyokong gaya hidupnya, misalnya saja traveler yang membutuhkan kartu kredit untuk mendapatkan promo tiket pesawat dan penginapan agar lebih ekonomis. Namun bila sudah merasa gaya hidup yang dijalankan sekarang ini masih dapat terpenuhi tanpa adanya kartu kredit, jadi tidak perlu lagi untuk memiliki kartu kredit.

Ceroboh mengurus keuangan

Kartu kredit merupakan alat transaksi nontunia dengan basis utang dan bunga yang terbilang mahal. Pemakaian yang tak bijaksana dan kecerobohan membayar tagihan bisa membawa musibah untuk keuangan. Karena tak sedikit orang yang harus membayar utang dan terbelit dengan keuangannya sendiri karena tidak bijak dalam menggunakan kartu kredit.

Tidak nyaman dengan utang

Jika termasuk dalam seseorang yang tidak senang berutang, maka lebih baik untuk tidak mempunyai kartu kredit. Sebaiknya menggunakan alat transaksi nontunai misalnya kartu debit, uang elektronik dan lain-lain.

Tapi sebenarnya kartu kredit hanyalah kartu yang diperuntukkan untuk mempermudah transaksi, bukan untuk mencari utang. Pada setiap transaksi, bank akan membayarnya terlebih dahulu dan sebelum jatuh tempo, pengguna kartu kredit harus membayarnya secara penuh. Para pengguna juga bakal bebas bunga jika membayar dengan cicilan minimal, bank akan mengenakan bunga yang tinggi sebesar 2,95% atas dana yang sudah digunakan.

 
Keywords : kartu kredit limit,tips menggunakan kartu kredit,menggunaka kartu kredit,menggunakan kartu kredit