BI kembali menegaskan larangan tentang penggesekan ganda pada setiap transaksi yang bersifat non-tunai. Larangan ini bertujuan agar masyarakat terlindungi dari pencurian data dan informasi kartu kredit dan juga debit. Pasalnya kartu kredit dan kartu debit memiliki banyak manfaat dalam transaksi keuangan dan data-data penting yang ada di dalamnya. Hal ini yang kerapkali mengundang para mata jahil yang tak bertanggung jawab.

Lantas bagaimana cara aman dalam bertransaksi non-tunai? Karena bukan hanya risiko duplikasi data, namun para pemilik kartu juga akan langsung berhadapan dengan risiko pada penyalahgunaan kartu dan juga isi rekeningnya.

Pastikan kartu baru diterima dalam keadaan amplop yang tetutup rapat

Untuk kartu kredit atau kartu debit, kehati-hatian demi keamanan kartu plastik ini wajib dimulai sejak menerimanya dari pihak bank. Ketika menerima kartu plastik ini, pastikan diterima dalam keadaan amplop tertutup. Lalu secepatnya berikan tanda tangan.

Lindungi informasi pribadi

Seusai mendapatkan PIN, secepatnya ganti angka itu dengan kombinasi bilangan yang gampang diingat. Jangan gunakan tanggal lahir sendiri, pasangan, atau anak sebagai nomor PIN sebab akan mudah sekali untuk diprediksi.

PIN Kartu bersifat sangatlah rahasia, lebih baik untuk rutin mengubah nomor PIN kartu, misalnya dua kali dalam satu tahun. Dan yang terpenting rahasiakan PIN. Apabila susah mengingat maka simpan catatan di tempat yang tak sama dengan kartu dan tak mudah untuk bisa diakses orang lain.

Pastikan kartu berteknologi chip

Sebagai alat pembayaran, kartu kredit ataupun kartu debit dipakai di mesin EDC yang umumnya menerapkan PIN sebagai otorisasi. Ketika sebagian besar kartu debit telah menerapkan penggunaan PIN yang dikolaborasikan dengan teknologi chip demi menjamin keamanan kartu nasabah. Namun tak semua bank mempunyai EDC kartu debit jadi mengandalkan EDC kartu kredit. Maka dari itu, penggunaannya dilakukan dengan tanda tangan sebagai otorisasi demi mengesahkan transaksi seperti kartu kredit.

Pastikan kasir hanya gesek sekali

Ketika bertransaksi di pusat perbelanjaan, maka pastikan staf merchant langsung membawakan kartu kredit ke kasir. Kemudian sebelum menandatangani sales draft, maka pastikan bahwa jumlah transaksi yang dicetak di sales draft sesuai dengan jumlah transaksi yang sebenarnya. Lalu pastikan petugas kasir menggesek kartu kredit atau kartu debit hanya satu kali agar tidak terjadi pencurian data.

Simpan bukti transaksi

Selalu simpan bukti transaksi belanja lewat mesin EDC setidaknya pada tiga bulan terakhir, paling utama pada penggunaan kartu kredit. Slip itu sangatlah berharga dan bermanfaat demi memastikan kebenaran tagihan bank penerbit kartu kredit. 

 
Keywords : kartu kredit limit,tips menggunakan kartu kredit,menggunaka kartu kredit,menggunakan kartu kredit