Sebelumnya, Rudiantara sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika mengajak masyarakat Indonesia untuk memakai aplikasi pesan instan lokal saja. Hal ini disebabkan adanya akses konten yang berbau pornografi pada sejumlah layanan chat milik perusahaan asing.

Rudiantara mengungkapkan bahwa pemerintah bakal lebih mudah mengotrol serta menghubungi pemilik platform pesan instan jika kasus seperti ini terjadi. Sebab para penyedia asing sangat susah untuk dihubungi. Terdapat banyak aplikasi lokal yang dapat diperbaiki dari sisi kemudahannya.

Sebagai informasi, WhatsApp akhir-akhir ini menjadi pusat sorotan khalayak sebab terdapat temuan konten pornografi di dalamnya. Pemerintah sudah mengambil sikap dengan meminta anak perusahaan Facebook itu, untuk menghapus semua konten yang berbau pornografi dalam waktu 2x24 jam sejak kemarin.

 
Keywords : whatsapp,update whatsapp