Modus penipuan lewat SMS kerapkali terjadi sampai sekarang ini. Pengguna ponsel di Indonesia saja masih selalu memperoleh SMS yang berisikan penipuan dengan kedok hadiah ataupun permintaan sejumlah uang pada rekening tertentu.

Karena masih banyak yang ditemukan modus seperti ini, kenyataannya masih ada masyarakat yang menjadi korbannya. Maka dari itu, berikut ini merupakan cara mencegah penipuan lewat SMS yang seringkali terjadi:

Langkah pertama untuk mengetahui bahwa SMS ini penipuan yakni dengan mengecek nomor yang dipakai. Walau mencatat nama operator, sebenarnya para pelaku memakai nomor yang umum dan banyak digunakan oleh konsumen biasanya.

Padahal, demi informasi seperti ini, operator akan memakai nomor yang khusus. Selain itu, perhatikan juga tata bahasa yang dipakai. Tidak sedikit pesan singkat berisi penipuan memakai tata bahasa yang tidak teratur.

Demi memperkuat modus penipuan, para pelaku sering memanfaatkan situs blog yang gratis. Maka dari itu, bila sudah mengetahui bahwa situs tersebut gratis dan tak meyakinkan, bisa dipastikan situs tersebut adalah palsu.

Langkah terakhir, modus yang sering menjadi unggulan para pelaku yakni penerima SMS diminta untuk mengirimkan sejumlah uang terlebih dahulu sebelum mengklaim suatu hadiah yang dijanjikan. Ketika berada dalam tahapan ini, lebih baik tak menggubris permintaan itu.

Bukan hanya mencegah menjadi korban penipuan, para penerima SMS sebenarnya dapat melaporkannya pada tiap operator yang bersangkutan. Sekarang operator telekomunikasi sudah membuka kanal laporan demi modus penipuan lewat SMS.

Sedangkan untuk penipuan lewat SMS yang seketika meminta sejumlah uang untuk dikirim, bisa dilaporkan ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Masyarakat bisa melakukan pelaporan dan pengaduan pada kontak OJK 1-500-655 atau lewat email konsumen@OJK.go.id dengan menyertakan hasil dari tangkapan layar SMS sebagai bukti.

 
Keywords : sms operator,sms mengganggu,blok sms penipuan