Bagus tidaknya suatu landing page dapat berdampak langsung pada tingkat konversi penjualan produk Anda. Konversi penjualan adalah ketika pembaca mengambil tindakan untuk membeli produk yang Anda jual. Maka dari itu simaklah tips membangun landing page berikut ini.

1.      Tentukanlah 1 Tujuan Dari Pembuatan Landing page

Dalam membangun landing page, tentukan tujuan akhirnya terlebih dahulu. Tentu saja dalam hal ini tujuannya adalah untuk meningkatkan konversi penjualan. Setelah menentukan tujuan, selanjutnya mengarahkan komponen landing page yang akan Anda buat ke satu tujuan tersebut.

Lalu, bagaimana jika Anda mempunyai lebih dari 1 tujuan akhir? Misalnya untuk meningkatkan konversi dan cara pembayaran. Solusinya adalah dengan membuat lebih dari 1 landing page, yang mana keduanya tetap dihubungkan dengan link satu sama lain karena masih berhubungan.

2.      Komponen Utama Landing Page

  1. Headline. Ketentuan membuat headline dalam landing page yakni tidak membosankan, dapat dipahami, to the point, dan memberi manfaat.
  2. Gambar atau video
  3. Penjelasan isi. Panjang pendeknya suatu penjelasan isi dari landing page tentukan berdasarkan kebutuhan pemberian informasi yang Anda berikan ke pembaca dan tetap mengikuti format AIDA (attention, interest, desire, dan action) dalam penulisannya.
  4. Testimoni. Penting untuk mempengaruhi pembeli.  Beberapa bentuk testimoni yaitu: jumlah pengguna, daftar customer yang “terkenal”, komentar dari orang yang “terkenal”, komentar positif dari customer yang puas.
  5. Call to Action (CTA). Ada 2 tempat CTA yang paling umum, yakni above the fold untuk landing page pendek dan di paling bawah untuk landing page yang panjang. Namun, Anda juga dapat menempakan CTA di kedua tempat tersebut. CTA merupakan tahap terakhir ketika seseorang membeli produk Anda, setelah itu menekan tombol “bayar”, “beli”, dll.

3.      Lakukan Pengujian dan Analisis

Melakukan pengujian dan analisis landing page berfungsi untuk mengetahui seberapa besar landing page yang Anda buat untuk meningkatkan penjualan yakni menggunakan cara A/B test atau split test. Jika Anda memakai Unbounce atau LeadPages ketika membuat landing page, maka kedua toll tersebut telah difasilitasi dengan AB test.

Jika tidak, Anda dapat memanfaatkan layanan Optimizely dan Google Analitics untuk analisis landing page.

Ada beberapa faktor penjualan di landing page berhasil atau tidak, yakni teknik copywriting, desain, loading halaman, dll. Jadi, mulailah untuk mempelajari landing page tersebut secara menyeluruh, jangan setengah-setengah. Lalu bangun sesuai keinginan.

 
Keywords : tips membangun landing page,headline dalam landing page,Google Analitics untuk analisis landing page,konversi penjualan adalah,Ketentuan membuat headline dalam landing page,faktor penjualan di landi