Pemerintah Jerman dan Prancis dikabarkan tengah berusaha mengejar pajak Apple dan Google. Hal tersebut karena kedua perusahaan itu dianggap tidak membayar pajak dengan adil, sesuai dengan keuntungan yang diperoleh.

Bukan hanya Apple dan Google, dua negara itu juga menagih pajak kepada Amazon dan Facebook. Beberapa kepala negara di Eropa, diketahui sudah kebingungan mengenai cara agar perusahaan teknologi itu tidak memusatkan bisnisnya pada negara yang rendah pungutan pajak.

Negara Eropa memang menerapkan pungutan pajak yang rendah pada pihak perusahaan. seperti Luksemburg dan Irlandia diketahui sebagai negara yang menerapkan sistem itu. Maka tidak heran bila mayoritas perusahaan mendirikan kantor pusatnya di Negara Eropa demi mengambil keuntungan dari pajak.

Merujuk pada masalah itu, Prancis dan Jerman sudah melakukan musyawarah bersama yang membahas mengenai kebijakan pajak untuk perusahaan di bulan Juli 2017. Prancis bahkan akan mengusulkan regulasi pajak baru di Uni Eropa di bulan September mendatang.

Supaya Google dan Apple ingin membayar pajak, jadi Emmanuel Macron selaku Presiden Prancis sudah menetapkan penurunan pajak perusahaan sampai 25% dalam waktu lima tahun. Macron juga mendesak negara anggota Uni Eropa lain supaya menyesuaikan dengan Jerman dan Prancis.

Bruno Le Maire selaku Menteri Keuangan Prancis mempercayai bahwa bila Jerman dan Prancis menetapkan tarif pajak secara bersama, maka negara di Uni Eropa lainnya akan mengikuti langkah itu.

 
Keywords : google office,google chrome,chrome os,google chrome,os baru