JAKARTA – Pengguna internet Indonesia yang didominasi oleh anak muda dengan usia produktif, mulai dari usia 15-30 tahun. Operator telekomunikasi asal Indonesia, Telkom menggagas ide kreatif untuk menjaring anak-anak muda kreatif untuk terlibat dalam bisnis yang terkait dengan dunia digital tersebut.

Menurut keterangan pers yang diperoleh Okezone, Jumat (30/1/2015), menyadari potensi besar generasi muda Indonesia dalam dunia digital, Telkom melalui Divisi Digital Businessnya menyelenggarakan “Indigo Apprentice Awards 2015”. Program kreatif tersebut, bertujuan mengajak para remaja Indonesia untuk mengembangkan start up mulai dari ide bisnis hingga pengembangan agar usaha start up tersebut lebih maju.

Menurut Achmad Sugianto selaku General Manager Telkom Divisi Digital Business, program “Indigo Apprentice Awards 2015” tersebut bertujuan untuk memberikan jalan bagi para anak muda Indonesia untuk memulai usaha start up tanpa harus takut gagal.

“Biasanya masalah-masalah yang dihadapi calon start up atau pemula adalah punya ide, tapi tidak ada modal dan tidak bisa akses pasar. Telkom akan menjembatani masalah ini. Akhirnya, kami buka untuk umum program Indigo Apprentice Awards 2015. Peserta adalah pemuda pemudi usia 15 – 30 tahun,” ujar Achmad Sugiarto.

Terkait hal tersebut, panitia kompetisi telah menetapkan lima produk start up yang boleh ditampilkan, yakni personal, home, industri, dan digital aplikasi, dan digital community. Tidak tanggung – tanggung hadiah yang ditawarkan untuk para jawara start up ini mencapai lebih dari Rp 2 miliar bagi para pemenang.

Bagi yang tertarik untuk mengikuti ajang tersebut, dapat registrasi langsung dengan menggunakan akun Facebook (ddbaccelerator) dan Twitter (@ddbaccelerator). Selain itu, dapat pula mulai mengupload video dan atau gambar produk rancangannya yang akan diikutsertakan.

(amr)