Kesadaran dan sikap peduli terhadap urgensi dari program Jeminan Sosial Ketenagakerjaan Indonesia masih butuh ditingkatkan. Pasalnya keadaan Indonesia sekarang ini yang tengah menikmati bonus demografi dan membutuhkan kesiapan pemahaman yang masak dari masyarakat supaya timbul kesadaran diri dan memahami mengenai utamanya pelaksanaan jaminan sosial yang baik demi mempersiapkan masa depan yang makin sejahtera.

Demi memberikan pemahaman secara keseluruhan pada masyarakat, terjalinlah kerja sama yang dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau BPJS TK dengan lembaga pendidikan. Politeknik Ketenagakerjaan adalah salah satu lembaga pendidikan perguruan tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan vokasi pada bidang ilmu pengetahuan atau berkaitan dengan ketenagakerjaan.

BPJS TK mengajak lembaga pendidikan, khususnya Politeknik Ketenagakerjaan, untuk ikut bersinergi dalam program-program jaminan sosial ketenagakerjaan lewat bidang pendidikan, pengabdian pada masyarakat, penelitian yang terjalin lewat penandatanganan nota kesepahaman antara kedua lembaga.

Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan oleh Naufal Mahfudz selaku Direktur Umum & SDM BPJS TK dengan Retna Pratiwi selaku Plt. Direktur Politeknik Ketenagakerjaan. Naufal menuturkan bahwa kerja sama ini dilakukan dengan lembaga pendidikan yang memang mempunyai rekam jejak yang baik dan mempunyai potensi yang besar untuk menumbuhkan pemahaman dan kesadaran publik mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sementara Politeknik Ketenagakerjaan sudah diatur pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2017 terkait Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Ketenagakerjaan dan Permen Ketenagakerjaan Nomor 16 tahun 2017 mengenai Statuta Politeknik Ketenagakerjaan.

 
Keywords : bpjs,bayar bpjs online