Pada akhir Oktober lalu, terjadi peristiwa kecelakaan kerja proyek pembangunan jalan tol Paspro dan menimbulkan beberapa korban jiwa dan luka-luka. Usai melakukan penyelidikan, ternyata para korban adalah peserta program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau BPJS TK yang terdaftar di Kantor Cabang Perintis Probolinggo lewat program Jasa Konstruksi pada proyek tol tersebut.

Sebagai bentuk upaya tanggung jawab dan kewajiban BPJS TK pada peserta program jaminan keselamatan kerja, Khrisna Syarif selaku Direktur Pelayanan BPJS TK mengunjungi ahli waris korban yang meninggal lalu menyerahkan langsung klaim JKK senilai Rp 233 juta ke rumah duka.

Berdasarkan dari ketentuan yang berlaku di BPJS TK, ahli waris pada kasus kecelakaan kerja sampai meninggal dunia bakal diberikan santunan sebesar 48x upah yang dilaporkan dan apabila korban mengalami luka bakal ditanggung semua biaya perawatan hingga sembuh tanpa batasan biaya.

Dari data BPJS TK untuk periode Januari sampai September jumlah kasus kecelakaan kerja yang terjadi di Indonesia sudah mencapai 86 ribu kasus dengan perincian 53 ribu sekitar 60% terjadi pada lingkungan kerja, 11 ribu atau 13% terjadi pada luar lingkungan kerja, dan 23 ribu atau 27% terjadi pada kecelakaan kerja lalu lintas.

Menjadi anggota BPJS TK akan membuat karyawan terlindung dari risiko sosial ekonomi yang bisa terjadi kapan saja dan dimanapun itu.

 
Keywords : bpjs,bayar bpjs,keuntungan memiliki bpjs