Kurang lebih 300 musisi yang merupakan anggota Bandung Music Council (BMC) sekarang sudah resmi terdaftar menjadi peserta Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau BPJS TK, diawali dengan adanya penandatanganan kerja sama yang diprakarsai oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia tahun 2016 lalu.

Erlan Wachdah selaku Ketua BMC menuturkan bahwa kisaran 300 musisi yang mendaftar ke BPJS, namun dia juga meminta agar keluarganya ikut diasuransikan juga. Erlan menambahkan bahwa BMC merupakan wadah untuk berkumpulnya para seniman, musik, dan komunitas musik yang ada di Kota Bandung dan sangat menyambut positif persoalan jaminan asuransi kerja ini.

Tak ada persyaratan khusus untuk musisi yang mau mendaftarkan diri ke BPJS. Semenjak hadirnya penandatanganan nota kesepahaman, baik musisi yang telah berkembang ataupun akan merintis di dunia musik, dapat ikut mendaftar sebagai peserta BPJS.

Jumlah yang sudah mendaftar diprediksi akan terus meningkat. Apalagi para musisi tak datang dengan kolektif layaknya pada perusahaan, tetapi lebih pada usaha mandiri. Pihak BPJS berharap agar bukan hanya dari keanggotaan BMC saja yang menjadi peserta. Tetapi semua budayawan, seniman, dan masyarakat pekerja informal lain bisa mengikuti jaminan sosial itu. Hal ini demi melindungi dari hal yang tak diinginkan misalnya kecelakaan ketika bekerja,

 
Keywords : bpjs,bpjs jemaah haji,bpjs kesehatan,berita bpjs,kartu bpjs,berita tentang bpjs kesehatan