Pada beberapa bulan sebelum meruaknya kasus meninggalnya bayi Debora di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres Jakarta Barat telah mengajukan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kes). Tetapi sampai bayi Debora dirawat hingga meninggal tanggal 3 September 2017, rumah sakit ini masih belum juga melakukan kerjasama dengan badan urusan Jaminan Kesehatan itu.

Nurvantina Pandina selaku dokter dan juru bicara dari RS Mitra Keluarga menuturkan bahwa pada 25 Mei 2017 lalu, pihak rumah sakit sudah mengajukan kerja sama dengan BPJS Kes. Namun sampai sekarang masih dalam tahapan pengajuan dan menunggu hasil dari BPJS Kes.

Jika RS Mitra Keluarga Kalideres sedang melakukan proses menjalin kerja sama, berbeda halnya dengan RS Mitra Keluarga lain yang berada di Tegal Jawa Tengah telah terlebih dahulu melakukan kerja sama. Koesmedi Priharto selaku Kepala Dinas Kesehatan Jakarta mengungkapkan bahwa untuk rumah sakit umum, rumah sakit pemerintah, rumah sakit vertikal, dan rumah sakit TNI POLRI, kerja samanya wajib. Kalau untuk rumah sakit swasta diijinkan untuk bekerja sama dengan BPJS Kes. Sekarang ini sudah ada 91 dari 187 RS yang ada di Jakarta telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kes.

 
Keywords : bpjs,mitra bojs,rumah sakit mira bpjs