Atlet adalah salah satu profesi yang mempunyai risiko yang lumayan tinggi sebab pekerjaan yang dilakukan sering bersinggungan dengan aktivitas fisik. Cabang olahraga sepakbola contohnya memiliki risiko cidera sebab benturan fisik ataupun murni kecelakaan ketika melakukan pekerjaan dapat terjadi kapan saja.

Maka dari itu, BPJS Ketenagakerjaan lewat Kantor Cabang Jakarta Mampang sudah menjalin sinergi dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) demi memberikan program perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan pada atlet tim nasional pada cabang olahraga sepak bola U16, U19, sampai U23.

Penyerahan perlindungan secara simbolis pada para atlet dilaksanakan berbarengan dengan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan pada Hotel Jasmine Karawaci, Senin kemarin. Penyerahan dilakukan oleh Tonny Tanamal sebagai Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang.

E. Ilyas Lubis selaku Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa pihaknya bakal terus menjalin kolaborasi dan kerja sama strategis demi meningkatkan lingkupan perlindungan atas jaminan sosial ketenaga kerjaan. Bentuk dari kerjasama strategis yang dilakukan dengan PSSI ini diharapkan sebagai pedoman untuk cabang olahraga yang lainnya, supaya atlet Indonesia bisa lebih tenang dalam menjalani aktivitas dan pekerjaan mereka sehari-hari.

Olahraga sepak bola menjadi salah satu profesi yang mempunyai risiko sangat tinggi, baik di saat latihan ataupun ketika bertanding, sebab intensitas aktivitas atau benturan fisik yang dilakukan ketika dilapangan. Bukan hanya itu, perlindungan atas risiko terjadinya kecelakaan di luar lapangan pertandingan, misalnya berangkat dari tempat tinggal atau tempat menginap menuju tempat pertandingan dan kembali ke penginapan, juga akan diberikan.

BPJS Ketenagakerjaan hadir demi menawarkan perlindungan pada risiko kecelakaan kerja serta risiko sosial ekonomi yang mungkin dialami oleh para atlet itu. Selain memberikan manfaat perlindungan pada risiko pekerjaan, terdapat beberapa manfaat yang lain yang dapat diperoleh oleh para peserta yang sudah terdaftar menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan. Misalnya yang sekarang ini sedang berjalan, yakni manfaat dalam bentuk diskon harga pada hotel dan restoran, dan juga pembiayaan KPR dengan bungan yang ringan.

Ilyas juga  menjelaskan bahwa sampai Juli 2017 saja, jumlah pekerja yang telah terdaftar oleh BPJS Ketenagakerjaan mencapai 48 juta, dengan 23,46 juta peserta aktif dan 404.819 perusahaan aktif. Angka dari kepesertaan itu pastinya masih perlu ditingkatkan supaya semua pekerja di Indonesia memperoleh hak mereka atas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan. 

 
Keywords : bpjs,bpjs ketenagakerjaan,bpjs kesehatan,berita bpjs,kartu bpjs,berita tentang bpjs kesehatan