Agen-agen asuransi akhir-akhir ini menjadi pusat perhatian pada beberapa pihak. Hal ini berkaitan dengan adanya kasus yang belum selesai mengenai pembayaran klaim antara pemegang polis dengan asuransi Allianz Life Indonesia.

Pemegang polis asuransi merasa ditipu karena ketika menawarkan polis, agen tak menuturkan dengan rinci tentang produk dan proses dalam pencairan klaim dengan detail. Maka dari itu, agar kasus ini tak terulang lagi, berikut ini beberapa cara dalam membeli polis asuransi:

Tanyakan lisensi

Cobalah untuk menanyakan ke agen, apakah yang dia tawari mempunyai lisensi atau tidak. Jika tidak, dia hanyalah sebagai penjual saja yang memiliki potensi terjadinya dispute nantinya.

Perhatikan dengan teliti tentang polis

Bacalah dengan detail dan tak terburu-buru mengenai perjanjian polis yang ditawarkan perusahaan asuransi itu. Terkadang para pemegang polis asuransi suka terjebak di bagian ini. Karena kecilnya poin perjanjian serta banyaknya point pada perjanjian seringkali membuat konsumen malas untuk membacanya.

Beli asuransi sesuai kebutuhan

Lebih baik untuk membeli asuransi berdasarkan dengan kebutuhan. Sekarang ini pemerintah sudah memberikan jaminan kesehatan pada masyarakatnya lewat BPJS Kesehatan. Namun jika belum cukup dengan BPJS Kesehatan saja, maka bisa juga dengan memakai asuransi.

Jangan tergiur dengan brand

Sebaiknya jangan terlena dengan nama besar yang dimiliki suatu perusahaan asuransi. Walau perusahaan tersebut mempunyai nama besar, tapi semua agennya menjalankan tugasnya sebagai penyambung lidah perusahaan ke pelanggannya.

Maka dari itu, sebagai konsumen, tetaplah harus memperoleh edukasi. Jika agen hanya menawarkan melalui telepon atau dengan tulisan polis yang kecil, lebih baik di tolak saja.

 
Keywords : asuransi,tips memilih asuransi,asuransi murah